Monday, October 20, 2008

Tell me about yourself

Dulu pada waktu melamar kerja, setelah lulus psiko test sering kali pertanyaan ini muncul pada saat interview........
Disuruh perkenalkan diri pakai bahasa inggris sedangkan dalam bahasa indonesia saja kadang kadang tersendat he he he......
Sebenarnya apa sih yang diperlukan si penginterview sehingga dia menanyakan demikian???
Kalau dalam pengalaman saya selama menghadapi para penginterview, mereka ingin menilai performance kita dari cara kita memperkenalkan diri.....contoh simpel : bagaimana kita bisa smart worker kalau memperkenalkan diri saja sudah susah dan tersendat sendat.....
Jadi apa kira kira yang perlu kita lakukan untuk menghadapi pertanyaan seperti ini????
Saran saya (berdasarkan pengalaman pribadi):
1.sebelum interview buat catatan tentang diri anda, dalam bahasa inggris lebih bagus lagi, sehingga pada saat interview kita tidak pusing lagi mau menceritakan apa
2. jangan menjawab terlalu pendek yang mengakibatkan si penanya bertanya, Terusss????
3. Ceritakan diri anda secara simple, jangan bertele tele.....
4. Ceritakan tentang pekerjaan anda, target yang pernah tercapai atau sesuatu yang pernah anda lakukan yang berbuah positive dan sukses
5. Jangan grogi, calm down dan tunjukkan sikap bahwa anda memang layak mereka rekrut jadi karyawan
Session pertanyaan ini biasanya adalah awal mula dari segudang pertanyaan so be careful, kalau jam/stack disini akan berpengaruh ke pertanyaan selanjutnya, sebaliknya kalau anda lancar pada sesi ini maka it will be nice for the other question
So Prepare yourself with a high spirit
Thank's and have a nice day
John
Fisik 93
Bukan menggurui just to share

Detail......

Monday, October 13, 2008

Mencari format terbaik

Saya mengikuti terus diskusi yang berlangsung lewat email sesama kita tentang komunitas kita ini.
Latar Belakang.
Adanya rencana Kunjungan Kepedulian ke almamater dan Salah Seorang Guru
Pertimbangan
Sebelum kita melangkah lebih lanjut, baiknya kita pikirkan sesuatu yang lebih mendasar dari komunitas kita ini. Lalu kita (baiknya) mencapai kata sepakat tentang arah, visi, misi, cakupan , agenda dan tujuan dari “gerakan komunitas” kita ini.

Saran


  1. Dengan kita meletakkan pondasi yang jelas, maka arah, visi, misi, cakupan dan tujuan yang saya sebut tadi akan menjadi suatu warna dan kesatuan yang jelas.

    Misalnya, saya kutip salah satu saran teman yang memunculkan visi MENCERDASKAN KABUPATEN DAIRI DENGAN MENINGKATKAN KEHANDALAN ALMAMATER. Visi yang bagus, saya setuju.

    Misi:
    MENGGALANG PERSATUAN ALUMNI UNTUK MENINGKATKAN KEHANDALAN SMAN 1 SIDIKALANG.

    Pertanyaaan:
    Alumni mana, siapa, angkatan berapa, jurusan apa aja, domisili dimana? Cakupan gerakan komunitas kita ini sampai dimana.

    Apa ngga terlalu naif kita mengatasnamakan teman-teman jurusan lain, angkatan lain, kekuatan lain, di tempat lain yang jauh lebih besar dari kita, tanpa sekalipun mencetuskan, mengundang, meminta saran dari mereka atau sekedar bertukar pikiran dengan mereka, tentang niat apa yang akan kita lakukan?


  2. Karena agendanya juga masih sempit, untuk kegiatan nanti. Saya (untuk saat ini) lebih setuju kalau komunitas kita kita ini lebih berbendera Fisik 93 dulu.

    Tanpa mengurangi empati, kepedulian dan rasa hormat ke Guru Matematika dan Wali Kelas kita, lebih baik kita melabeli kita menjadi “Fisik 93 SMAN 1 Sidikalang” untuk kegiatan ini.

    Dengan format seperti ini, kita lebih leluasa bergerak dan nyaman melangkah.

    Gimana dengan teman-teman yang lain yang tidak pernah di ajar oleh Pak JDS, atau Jurusan Biologi yang wali kelasnya guru lain, atau jurusan Ilmu Sosial, atau angkatan lain? Apa ngga merasa tersisih? Bagaimana dengan guru lain, yang guru Sejarah, Guru Agama, ngga diperdulikan?

  3. Dengan cara seperti ini: kita sudah memancing sentimen sesama kita, kita sudah membatasi perkembangan komunitas ini.

  4. Tentang Ketua. … kalau Ketua Fisik 93 saya sangat setuju. Tapi Ketua Ikatan Alumni SMAN 1 Sidikalang, nanti dululah…. Kita tanya dulu ke forum yang lebih besar.


  5. Kalau kita sudah setuju dengan bentuk dan format diatas, sekarang kita persempit lagi.
    Tentang pemberian/bantuan… apa harus cindera mata wujud emas? Kenapa ngga dalam bentuk lain yang lebih mendukung pekerjaan, misal: laptop, komputer, software, atau kebutuhan sehari-hari, seperti sembako, pakaian?


Ini adalah pendapat pribadi saya sebagai bagian dari suatu komunitas yang sangat besar, Alumni SMA Negeri 1 Sidikalang

Saran dan tanggapan sangat diharapkan dalam hal ini.

regards,

Bontor
Alumni Fisik 93

Detail......

Thursday, October 9, 2008

Bahaya Penggunaan Ulang Kemasan Botol Plastik

Sudah banyak orang yang memberi peringatan, rumor, gosip bahkan artikel majalah tentang bahaya plastik. Tetapi tetap saja hanya segelintir orang yang menggubris, peduli atau sampai meneliti lebih lanjut.
Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui di hampir setiap barang. Mulai dari botol minum, TV, kulkas, pipa pralon, plastik laminating, gigi palsu, compact disk (CD), kutex (pembersih kuku), mobil, mesin, alat-alat militer hingga pestisida. Oleh karena itu kita bisa hampir dipastikan pernah menggunakan dan memiliki barang-barang yang mengandung Bisphenol-A. Salah satu barang yang memakai plastik dan mengandung Bisphenol A adalah industri makanan dan minuman sebagai tempat penyimpan makanan, plastik penutup makanan, botol air mineral, dan botol bayi walaupun sekarang sudah ada botol bayi dan penyimpan makanan yang tidak mengandung Bisphenol A sehingga aman untuk dipakai makan. Satu tes membuktikan 95% orang pernah memakai barang mengandung Bisphenol-A.
Plastik dipakai karena ringan, tidak mudah pecah, dan murah. Akan tetapi plastik juga beresiko terhadap lingkungan dan kesehatan keluarga kita. Oleh karena itu kita harus mengerti plastik-plastik yang aman untuk kita pakai.
Apakah arti dari simbol-simbol yang kita temui pada berbagai produk plastik?


  1. #1 PETE atau PET (polyethylene terephthalate) biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. Boto-botol dengan bahan #1 dan #2 direkomendasikan hanya untuk sekali pakai. Jangan pakai untuk air hangat apalagi panas. Buang botol yang sudah lama atau terlihat baret-baret.

  2. #2 HDPE (high density polyethylene) biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu. Sama seperti #1 PET, #2 jenis ini juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian.

  3. #3 V atau PVC (polyvinyl chloride) adalah plastik yang paling sulit di daur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Kandungan dari PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik pembungkus dapat bocor dan masuk ke makanan berminyak bila dipanaskan. PVC berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.

  4. #4 LDPE (low density polyethylene) biasa dipakai untuk tempat makanan dan botol-botol yang lembek. Barang-barang dengan kode #4 dapat di daur ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Barang dengan #4 bisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi tetap baik untuk tempat makanan.

  5. #5 PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Cari simbol ini bila membeli barang berbahan plastik.

  6. #6 PS (polystyrene) biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dll. Bahan Polystyrene bisa membocorkan bahan styrine ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Bahan Styrine berbahaya untuk otak dan sistem syaraf. Selain tempat makanan, styrine juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari dan banyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara China.

  7. #7 Other (biasanya polycarbonate) bisa didapatkan di tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga. Polycarbonate bisa mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon. Hindari bahan plastik Polycarbonate.


Masih banyak sekali barang plastik yang tidak mencantumkan simbol-simbol ini, terutama barang plastik buatan lokal di Indonesia. Oleh karena itu, kalau anda ragu lebih baik tidak membeli. Kalaupun barang bersimbol lebih mahal, harga tersebut lebih berharga dibandingkan kesehatan keluarga kita.
Pada akhirnya. Hindari penggunaan plastik apapun di Microwave. Gunakan bahan keramik, gelas atau pyrex sebagai gantinya.
Hindari juga membuang sampah plastik terutama yang mengandung Bisphenol-A sembarangan karena bahan tersebut pun bisa mencemari air tanah yang pada akhirnya pun bisa mencemari air minum banyak orang.
Semoga informasi ini bermanfaat.
Sumber www.bluefame.com

Detail......